Pendidikan
Nama : Anisa
Rona Soraya
NPM :
15120447
Kelas : 7A
PGSD
Adab >< Akhlaq
Sekian reportase dari saya, jika ada kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Terimakasih.
List Link Blog teman-teman 7A silahkan dibaca :
Makul : Filsafat
Pendidikan
Dari hasil reportase kedua mata
kuliah Filsafat pada tanggal 02 Oktober 2018 dengan Bapak Moh Aniq KHB,
S.Pd., M.Hum yang menjelaskan tentang: Ilmu itu murah namun tarifnya mahal.
Menurut seniman jawa mendengarkan adalah aktivitas yang sulit dilakukan oleh
manusia. Manusia mempunyai satu (1) mulut dan dua (2) telinga namun mereka
lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Mendengarkan sesuatu yang abstrak
tapi bisa dirasakan untuk mendengarkan. Belum tentu orang yang diam itu tidak
aktif. Misalnya saat orang bertapa dia diam meskipun ada beberapa gerakan,
kemudian saat orang sesudah solat dan berdzikir (mendengarkan apa yang
dikatakan oleh diri sendiri). Benda mati tidak berarti tidak memiliki gaya.
Misalnya saat meja didorong perpindah tempat memiliki gaya dorong.
Menurut pemikiran Jon DW, Evan
Elex, William Onel, Piaget mereka ingin mencari pendidikan yang hakiki.
Pemikiran yang mencantumkan hakikat pendidikan. Misalnya Ki Hajar Dewantara
(pemikir terkenal di dunia =mecusuar pendidikan). Finlandia menganut sistem
atau pola Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikannya. Indonesia sebagai guru
Finlandia. Ketika kamu makan Bakwan dan pizza pasti rasa lidahmu tidak bisa
dibohongi, sama hal nya seperti Filsafat dari Ki Hajar Dewantara.
Sastra = orang yang memiliki
Berhubungan dengan pendidikan
nasional. Ki Hajar Dewantara mempunyai nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, karena ingin menutupi nama “Ningrat”
(karena ningrat merupakan keturunan bangsawan) oleh karena itu beliau menggati
namanya menjadi Ki Hajar Dewantara untuk bisa membaur dengan semua kalangan
masyarakat. Pada zaman dahulu orang jawa mengganti nama dengan vokal “O” untuk
memperhalus nama tersebut. Berasal dari kata Wong (ruang), Zonk (kosong),
Hong/heng.
Film action
biasanya berasal dari amerika, film yang berisi kerajaan-kerajaan berasal dari
Inggris. Penulis membuat novel atau komik sampai seri 1-7 ( kenapa idenya tidak
pernah habis) tugas dari cerpenis / novelis yaitu untuk membuat karya fiksi
yang belum ada di dunia nyata (ada realita sosialnya) Misalnya dragon ball.
Bisa membuat karakter, gambar, nama benda di komik tersebut dengan ide yang
bagus. Kenapa bisa muncul kartun Doraemon dijepang? Karena di Jepang waktu
adalah uang maka kegiatan mereka yang dijalankan sangatlah teratur, mereka
pandai membagi waktu kegiatan yang satu dengan yang lainnya. Kemudian munculah
tokoh Nobita yang malas, Suneo yang mengandalkan kekayaan, Giant yang suka
menindas temannya, Sizuka yang menjadi tokoh anak cantik dan doraemon yang
mempunyai kantong ajaib yang bisa mengeluarkan apa saja. Cerpenis atau novelis
tersebut bisa berimajinasi dengan benda-benda yang unik yang ada dikantong
doraemon.
Kembali lagi ke Ki
Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara menghadirkan pendidikan Nasional. Ki Hajar
Dewantara menyoroti secara nasional pendidikan yang ada di Indonesia.
Pendidikan Nasional lahir dari rasa nasional (kemerdekaan). Bagaimana bisa
membentuk rasa cipta pendidikan nasional yaitu lahir dari “Rasa Kemerdekaan”.
Buku berjudul
“Freedom” karena kemerdekaan memahami keterbatasan ataupun memahami
batasan-batasan. Menurut Cak Nun yaitu bagaimana manusia paham dengan
keterbatasanya. Analogisnya yaitu memposisikan sebagai pemain bola bisa
menendang, melempar namun mempunyai keterbatasan yaitu bermain di lapangan
bola, ada kartu kuning dan kartu merah, wasit. Kemerdekaan harus senantiasa
diingat yaitu :
1.
Berdiri
sendiri (mengerti potensi yang dimiliki oleh diri sendiri)
Kita sebagai manusia seharusnya dapat
berdiri sendiri. Mengetahui potensi yang kita miliki sekarang agar kita dapat
menentukan kemana arah kita saat ini dan bagaimana kedepannya kita. Potensi yang
kita miliki dapat kita kembangkan dan berguna untuk di kehidupan bersama dengan
masyarakat dan dapat untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup.
2.
Tidak
tergantung pada orang lain (meskipun manusia makhluk sosial dan saling
tergantung pada orang lain namun jangan menggantungkan diri sendiri kepada
orang lain)
Kita memang
makhluk sosial dan bergantung pada orang lain, namun tidak semua yang kita
lakukan harus meminta bantuan orang lain. selagi kita bisa melakukan hal
tersebut maka lakukanlah. Dan jangan pernah menggantungkan diri kepada orang
lain karena semua orang mempunyai tugasnya masing-masing. Jika ada orang yang
menggantungkan dirinya pada orang lain pasti orang tersebut akan membalas apa
yang telah dia lakukan untuk membalas budi namun terkadang hal tersebut itu
berbahaya bagi diri sendiri. Allah tidak menyukai kata-kata yang keras, kasar,
jelek, kotor kecuali dia yang teraniaya.
3.
Dapat
mengatur diri sendiri.
Kita sebagai manusia yang tinggal di bumi
seharusnya dapat mengatur diri sendiri. Mengatur diri sendiri dapat memberikan
dampak baik bagi kehidupan. Misalnya kita harus tidur tepat waktu, makan tepat
waktu, mengerjakan tugas tepat waktu merupakan hal untuk dapat mengatur diri
sendiri.
Sekian reportase dari saya, jika ada kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Terimakasih.
List Link Blog teman-teman 7A silahkan dibaca :
1. Ibnu masud 15120218 http://ibnumasud97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
2. Devi Endah Prastiwi 15120441 http://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
3. Ismaul Amalia 15120007 https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
4. Dewi Krisdiyanti 15120285 http://dewipendidkan.blogspot.com/2018/10/pendidikan-indonesia-pendidikan.html
5. Neneng Zuliasih 15120016 http://flsftpnddknnasional.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
6. Nuroh difallah 15120497 http://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-materi-pertemuan-ke.html
7. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/10/nama-anisarona-soraya-npm-15120447.html?m=1
8.ghofar ghofar76.blogspot.com
9. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/10/05/pendidikan-indonesia/
11. Ahmad Haris Hidayat 15120334 http://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-mendengar-dalam.html
12. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 http://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
13. EKO NUR FATONI 15120020 fatoniekonur.blogspot.com
14. Khafidzoh Asfihani https://asfihani96.wordpress.com/2018/10/04/pendidikan-nasional/#more-28
15. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
16. Nailul Fauzziyah (15120405) http://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
18.feby dwi angrainy_15120029 https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
19. Nur Tri Atika (15120040) https://nurtriatika.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-ki-hajar-dewantara.html?m=1
20. Martiya zulfa risty 15120039 http://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/10/salahsatu-hal-yang-saya-dapatkan-dari.html?m=1
21. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
22. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033 http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/10/filsafatpendidikan-dalamdunia.html
23. Sukma Rudi Nugroho 15120212 http://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
24. Bagas Panur Permana 15120382 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=360714795342996278#editor/target=post;postID=2880935962457226595;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
25. Bayu Saputro 15120023 http://bayusaputro1st.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-pendidikan-nasional.html?m=1
26. Dhimas Oeka Aji W 15120013 http://dhimaswicaksana97.blogspot.com/2018/10/masalah-kompleks-pendidikan.html
27. Mahmudi https://mahmdudi018.blogspot.com
28. Lina Muntasiroh https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=2541259589145244413;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
29. Hadiah hana putri (15120481) http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
30. Fadila Nurfi Ardina (15120322) https://falidafurni.blogspot.com/2018/10/saya-untuk-pertemuan-kedua-…
Komentar
Posting Komentar